Prodi Studi Islam Ikuti Sosialisasi Akreditasi LAMGAMA untuk Penguatan Budaya Mutu

Melalui kegiatan ini, Prodi Studi Islam akan menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan melakukan pemetaan instrumen akreditasi, evaluasi kesiapan dokumen dan data dukung, serta identifikasi aspek-aspek yang masih memerlukan penguatan. Langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan koordinasi antara pengelola program studi, tim akreditasi, dan unit terkait untuk menyusun pembagian tugas, menetapkan target pemenuhan dokumen, serta memastikan setiap indikator penilaian didukung oleh bukti kinerja yang valid, terukur, dan mutakhir.

Rangkaian tindak lanjut tersebut menjadi bagian dari strategi Prodi Studi Islam dalam mempersiapkan pengajuan akreditasi sebelum berakhirnya masa berlaku akreditasi saat ini. Persiapan tidak hanya diarahkan pada pemenuhan instrumen dan kelengkapan administratif, tetapi juga pada penguatan budaya mutu melalui evaluasi capaian, perbaikan berkelanjutan, dan peningkatan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Dengan langkah yang terencana dan kolaboratif, Prodi Studi Islam berkomitmen menjadikan proses akreditasi sebagai momentum strategis untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas program studi secara berkelanjutan.

Yogyakarta (22/10/2026)– Program Studi Studi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, mengikuti kegiatan Sosialisasi Instrumen Akreditasi LAMGAMA yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Kamis, 22 Oktober 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 09.00–16.00 WIB di Ruang Rapat Lantai 1, Pusat Administrasi Universitas (PAU), Gedung Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari LAMGAMA, yaitu Prof. Dr. Ahmad Thib Raya, M.A., selaku Direktur Dewan Eksekutif LAMGAMA, dan Prof. Dr. H. Najahan Musyafak, M.A., selaku Anggota Dewan Eksekutif LAMGAMA. Sosialisasi ini menjadi forum penting bagi pengelola program studi untuk memperoleh pemahaman mengenai instrumen akreditasi, kriteria penilaian, serta aspek-aspek yang perlu dipersiapkan dalam proses pengajuan akreditasi.

Bagi Prodi Studi Islam, keikutsertaan dalam kegiatan ini memiliki arti strategis mengingat masa berlaku akreditasi program studi yang akan segera berakhir. Pemahaman terhadap instrumen LAMGAMA menjadi bekal penting untuk mempersiapkan proses pengajuan akreditasi berikutnya secara terencana, sistematis, dan berbasis data. Persiapan tersebut mencakup pengumpulan bukti kinerja, evaluasi capaian program studi, serta penguatan dokumen yang menunjukkan pelaksanaan dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Prodi Studi Islam berkomitmen memperkuat koordinasi dengan LPM dan seluruh pihak terkait dalam mempersiapkan proses akreditasi. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan kemahasiswaan. Dengan persiapan yang matang, Prodi Studi Islam diharapkan dapat terus mengembangkan tata kelola akademik yang akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.